Minggu, 06 November 2011

Implementasi Membangun Manajemen Sekolah Berkarakter



 Religious character abstraction

 Kitab Manaqib Amirul Mukminin

Dibawah terik matahari Umar Bin Khatab ra berjalan dikota madinah sambil meleakan surbanya diatas kepala.Leawatlah seorang pemuda naik keledai ;

Umar berkata : “bolehkah aku ikut bersamamu,wahai pemuda ..?’

Maka pemuda itu berhenti dan turun dari keledainya kemudian berkata :  Silahkan naik kepunggung keledai ku wahai amirul mukminin”.

Jawab Umar :”Tidak tetapi naiklah engkau dan aku naik dibelakangmu..

Setelah masing masing mengemukakan pendapatnya,akahirnya Umar ra membonceng dibelakang .Kejadian ini disaksikan banyak orang..

Munculnya beragam perilaku yang menyimpang,tawuran remaja,kriminal,korupsi dsb. Menunjukkan bahwa  generasi bangsa ini telah kehilangan karakter.Pada akhirnya tumpuan pada pembangunan karakter berada pada dunia pendidikan.Kurikulum saat ini semestinya dapat mewujudkan pendidikan yang membangun karakter dan budaya bangsa .Dan perwujudan itu menjadi tanggung jawab sekolah.

Karakter sekolah adalah cikal bakal dari terbentuknya  sekolah yang mengakomodasi   pendidikan berkarakter.Karena sesungguhnya karakter sekolah adalah “isi sesungguhnya “ bukan sekedar jargon atau kosmetika iklan.Sedangkan Karakter sekolah semestinya berpegang pada manajemen sekolah yang menjunjung tinggi nilai nilai karakter (value) dengan pemanfaatan dan pemberdayaan seluruh sumber daya yang dimiliki sekolah untuk pencapaian pendidikan karakter itu sendiri.


Dalam rangka implementasi manajemen sekolah yang berkarakter maka kepala sekolah bersama wakasek kehumasan sekolah harus berhasil membangun awareness bagi  warga sekolah terutama pimpinan,guru dan karyawan  mampu menciptakan sekolah kondusif sehingga menjadi contoh perilaku keseharian bagi siswa dalam membangun nilai nilai karakter.Sekaligus sebagai medium bagi anak didik untuk  lebih berkarakter.jujur ,mandiri percaya diri dan menghargai arti belajar.


Implementasi manajemen sekolah dengan nilai nilai karakter  terwujud dalam pelaksanaan program yang mencerminkan uniqe behavior artinya;memadukan nilai nilai karakter dalam MBS seperti kemandirian ,kerja sama,partisipasi dan akuntabilitas dsb dengan merespon berbagai input ,proses dan mutu out put dalam rangka mencapai tujuan secara efektif dan efesien .


Representasi dari pendidikan karakter disekolah  diwujudkan  melalui  kegiatan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga sekolah  dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan nilai karakter terhadap diri sendiri,terhadap sesame,terhadap nilai nilai kebangsaan termasuk perangkat evaluasi programnya.


Komunikasi yang dibangun oleh humas sekolah dengan warga sekolah agar supaya terbentuknya suasana kerja/pembelajaran yang mendorong giving pleasure  yang terwujud dalam suatu kesadaran yang dapat mempengruhi ikatan emosi warga sekolah,motovasi etos kerja dan  character style dari pekerja sehingga mutu kinerjanya dapat berkembang secara optimal


Bersambung…


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi Humas Pendidikan: 4 Ciri SDM Sekolah Tidak Berdaya Saing (2)

"Kank, Inovasi adalah kata kunci daya saing termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Lantas SDM seperti apa yang   t...