Analisa Perilaku –Kegagalan Penggunaan ICT sebagai Media Belajar



“ Bagaimana memulai pendidikan karakter yang menggunakan media ICT di sekolah ,sepertinya sulit?”.


Penggunaan ICT dalam kegiatan pembelajaran tidak terelakan lagi ,lantaran siswa sudah sangat akrab dengan media tersebut.Namun sering kali kendala dari penggunaan ICT lebih disebabkan dari beberapa hal seperti berikut ini :

Pertama ,rendahnya kesadaran tentang peranan penting ICT dari kalangan guru. Bukan lantaran kompetensi penggunaannya melainkan factor rasa percaya diri. Tidak yakin ICT dapat menjadi media belajar yang efektif guru enggan keluar dari zona nyamannya saat ini . Yakni mengajar secara konvensional. Mereka tidak mencari media baru dan cara baru dalam kegiatan belajar dan mengajar.Penggunaaan ICT sebagai pendukung untuk kegiatan belajar nyaris tidak terpikirkan. Mereka gagal melihat tantangan,ancaman dan kebutuhan siswa di masa mendatang terutama ICT.



Kedua ,kendala dalam penggunaan ICT sebagai media belajar adalah budaya dan struktur organisasi disekolah yang tidak memadai. Sekolah lemah dalam membangun tim yang solid menggarap ICT sebagai basis kegiatan belajar mengajar. Para guru sibuk dengan pekerjaannya sendiri sendiri.Sekolah Belum dapat membangun hubungan yang kuat antar bagian disekolah itu untuk memberikan layanan terbaik bagi siswanya.

Guru bidang mata pelajaran (Mapel ) tidak mempunyai hubungan yang harmonis dengan humas sekolah dan guru ICT.Mengingat pembelajaran menggunakan ICT sangat membutuhkan kerja sama yang erat antar guru yang bersangkutan.Guru ICT membangun system ,software dan hard ware untuk “kepentingannya” sendiri. Sementara guru bidang mata pelajaran tidak dapat memberikan arah dan strategi yang jelas bagi devisi untuk bekerja sama intinya tidak ada kerja sama dan saling percaya.


Ketiga :kemampuan melakukan Updating . beberapa sekolah sudah banyak yang mulai melakukannya. Mereka memiliki kesiapan hard waare dan soft ware yang sangat memadai,tetapi kemudian tidak mempertimbangkan. Bagaimana melakukan updating. Data dan informasi yang ter update dengan baik menimbulkan keengganan siswa untuk connect dengan sistem ICT di sekolah.Ini terjadi karena sekolah tidak mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyediakan SDM yang cukup guna mengawal ICT sebagai media belajar.

Sudah sepatutnya sekolah mengembangkan system ICT sebagai media belajar mengajar agar siswa dan stake holder puas mendapatkan informasi dan sesuai harapannya.

Komentar