Jumat, 23 Maret 2012

Values Of School Mission ,Menyusun Misi Sekolah Sesuai Kepentingan Terbaik Masa Depan Siswa


Abstract

Sesuai lampiran Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 ,Misi sekolah merupakan penjabaran visi dalam bentuk rumusan tugas ,kewajiban dan rancangan tindakan yang dijadikan arahan untuk mewujudkan visi sekolah/madrasah .  Dijelaskan sebagai berikut :

  1. Memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah/madrasah sesuai tujuan Pendidikan nasional  
  2. Merupakan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu;
  3. Menjadi dasar program pokok sekolah/madrasah
  4. Menekankan  pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh madrasah/sekolah.
  5. Membuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program madrasah /sekolah ;
  6. Memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan satuan unit sekolah/madrasah yang terlibat;
  7. Dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah/madrsah dan diputuskan dewan pendidik /madrasah.
  8. Disosialisasikan kepada warga sekolah /madrasah dan segenap pihak yang berkepentingan;
  9. Ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat.

Case  Study


“Membangun pendidikan berkualitas adalah tanggung jawab semua elemen bangsa. Tak  Cuma urusan pemerintah tetapi juga dunia usaha ikut terlibat dalam proses meninkatkan mutu Sumber Daya Manusia  lewat pendidikan. Karena itu misi sekolah kami adalah membangun kecakapan intelektual ,emosional dan spiritual. Kami ingin mencetak siswa berintelektual tinngi berwawasan internasional tetapi berjiwa nasionalis.kerena itu penyampaian visi –misi sekolah berada dalam pperilaku nyata staff dan guru kami”. Penjelasan  salah satu  Kepala Sekolah    



Kecemasan orang tua dan  masyarakat akhir akhir ini tentang beragam perilaku siswa yang tidak harapkan  akan terus meningkat.Seiring dengan perkembangan teknologi ,informasi dan komunikasi ,serta tidak efektifnya peran sekolah dalam membentuk perilaku positif  siswanya.Sementara jika sekolah tidak mempersiapkan strategi – alternatif pembentukan karakter sebagai misi pendidikan ,lambat laun kepercayaan masyarakat terhadap proses pendidikan melalui kegiatan sekolah  makin memudar.

Karena itu sekolah diera masa kini tidak lagi dapat melihat siswa  dari sisi nilai raport , prestasi akademik  dan kelulusan 100% saja.Melainkan melihat kegiatan pembelajaran di sekolah sebagai tempat menumbuh-kembangkan karakter manusia seutuhnya dari siswa.Masyarakat makin melihat dan menyadari pentingnya kualitas karakter anak sebagai investasi di masa depan.Apalagi dengan keterbukaan informasi menghasilkan transparansi dan interkonekstivitas  yang memberikan banyak wawasan orang tua tentang arti pendidikan secara menyeluruh.Sekaligus membuka cakrawala pandang tentang proses pendidikan yang bermutu dari berbagi penjuru dunia.


Masyarakat masa kini menyadari  bahwa pendidikan bukan sekedar kelulusan dan nilai raport yang bagus,melainkan outcome yang meliputi mutu  kecakapan akademik,daya saing dan akhlak /karakter siswa.Pada saat masyarakat kalangan  menengah –bawah menang meilih karena financial resource sudah di dukung oleh pemerintah (BOS-BOPDA-BKM dsb )  mereka pasti lebih memilih sekolah yang bermutu. Sementara kalangan atas dapat dipastikan  tidak terlalu hiraukan biaya pendidikan ,lantaran ingin anaknya mendapat pendidikan yang bermutu.Karena itu sekolah saat ini semestinya tidak hanya sibuk memikirkan kelulusan 100% saja sebagai citra  kesuksesan sekolah dalam pendidikan,melainkan harus mulai merancang MIsi sekolah yang dapat memenuhi harapan  tersebut .


Di Abad 21 ini ,misi sekolah harus dapat mencerminkan :

  1. Pendidikan adalah Mempersiapkan Masa Depan.

Misi sekolah semestinya mengarah pada perubahan,perbedaan dan penanaman nilai nilai karakter yang ingin dikembangkan. Misi sekolah adalah tentang pedoman perilaku cara:kepala sekolah , guru dan staf melakukan pelayanan pendidikan prima .Ketika pembelajaran membawa perubahan bagi siswa secara tidak sadar atau dengan kesadaran penuh  akan menginternalisasi nilai nilai yang diajarkan sebagai pedoman perilaku sehari –hari .Untuk itu dalam menyusun misi sekolah jangan terlau abstrak,buatlah mudah,sederhana  dan menyenangkan untuk dilakukan.Buatlah fleksibel  dan tidak terlalu kaku agar setiap orang dilingkup sekolah dapat menjalankan secara sadar dan berbahagia.

  1. Misi sekolah adalah kesan  Integritas dan identitas ,terutama guru dan kepala sekolah .

Saat masyarakat makin terbuka dan makin mudah mengakses informasi,maka mereka makin memiliki keberanian dan keberdayaan dalam mempertanyakan janji janji sekolah yang tercantum dalam misi sekolah.   Jika masayrakat merasa menjadi korban “iklan “sekolah bisa berdampak buruk pada image sekolah bersangkutan ,bisa saja mereka mengadu kepada pihak berwenang ,menghubungi media masa dan lebih parah meng provokasi masyarakat untuk tidak mempercayai promosi sekolah bersangkutan.

Dalam menyusun  Misi sekolah perlunya mempertimbangkan karakter yang ingin dikembangkan disekolah bersangkutan terutama mengacu pada karakter kolektif guru yang bakal berhadapan langsung dengan siswa. Karena jika guru tersebut memiliki karakter yang berseberangan dan tidak memiliki komitmen dalam menjunjung tingggi karakter yang akan dikembangkan ,akan berdampak negative pada kegiatan belajar –mengajar oleh guru bersangkutan.

Pada tahap selanjutnya misi sekolah harus menjadi symbol keseragaman perilaku pelayanan prima disekolah bersangkutan,sehigga keseragaman perilaku guru,kepala sekolah dan staff serta siswa dapat dikenali sebagai identitas proses pendidikan disekolah bersangkutan.Dengan dikenalinya identitas pelayanan prima pendidikan yang menghasilkan proses pembelajaran yang berdampak pada siswa akan merupakan Citra sekolah yang bermutu dikalangan masyarakat,pemerintah dan dunia usaha.


  1. Berikan pengalaman menyenangkan sesuai misi sekolah kepada siswa

Pengalaman menyenagkan selama menjalani proses pendidikan disekolah bersangkutan akan menjadi kenangan tersendiri bagi siswa,sekaligus orang tuanya. Dan sangat boleh jadi mereka akan senang hati memperkenalkan,mengadvokasi serta mempromosikan sekolah anda kepada pihak lain termasuk calon siswa berikutnya .Lantaran memperoleh kepuasan atas pelayanan pendidikan yang anda lakukan.

Peran masyarakat saat ini semakain besar sebagai juru bicara atas mutu pelayanan prima apalagi bagi mereka yang memiliki komunitas yang mereka bangun dari komunikasi personal ,komunikasi satu orang kepada komunitas lainnya sampai komunikasi antar komunitas . Akan sangat berdampak positif bagi perceived quality sekolah namun juga bisa berdampk sebaliknya jika sekolah “melanggar janjinya”.Jika sekolah menyadari kekuatan ini semestinya sekolah dapat menyusun misi sekolah berdasarkan harapan mereka. Dengan demikian sekolah tidak perlu terlalu memikirkan upaya promosi  dengan anggaran yang besar. Pada sekolah yang dapat menjalankan misinya dengan baik justru akan mendatangkan minat yang luar biasa.terutama sekolah swasta yang “bermutu”.


Banyak pengaduan dan keluhan masyarakat terhadap sekolah yang mencoreng citra pendidikan karena masing masing individu guru /kepala sekolah/staf sekolah  tiadak memahami dan menjalankan nilai nilai dalam misi sekolah.Karena Misi sekolah hanya sebuah pajangan yang jarang dibaca,diingat,dihapal diucapkan apalgi dilaksnakan dalam kegiatan pelayanan pendidikan.maka misi sekolah adalah ruh aktivitas sekolah yang harus dijalankan secara tulus setiap orang yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan disekolah bersangkutan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi Humas Pendidikan: 4 Ciri SDM Sekolah Tidak Berdaya Saing (2)

"Kank, Inovasi adalah kata kunci daya saing termasuk dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Lantas SDM seperti apa yang   t...